Yang Penting PROFIT.

Paradigma Bitcoin, Di Larang Oleh BI, Tapi Termasuk Investasi Paling Aman

Nilai tukar bitcoin ke rupiahhari ini
Bank Indonesia Melarang Penggunaan Bitcoin

Sejak 6 February 2016 BI atau Bank Indonesia telah melarang bitcoin dan crypto currency sebagai alat pembayaran. Bahkan di 2017 ini BI kembali memberikan ultimatum terkait larangan menggunakan mata uang virtual sebagai alat transaksi atau alat pembayaran di Indonesia.
Namun tampaknya peringatan itu tidak di gubris oleh para pengguna bitcoin dan mata uang virtual lainya semisal ETH dan lain lain.
Bahkan di Bali beberapa merchant tetap menerima pembayaran dengan menggunakan  bitcoin.

Kebijakan BI ini memang memiliki beberapa alasan. salah satunya adalah karena mata uang virtual atau crypto currency sulit di lacak karena berdiri secara independent. Pada akhirnya kita mengetahui bahwa karena bank tidak bisa mengontrol, negara tidak bisa membebankan pajak terhadap pemilik mata uang virtual.
Yang jelas peredaran bitcoin dan mata uang virrtual lainya sudah menyentuh angka tinggi. Orang mulai mengenal apa itu crypto currency khususnya bitcoin. Mulai dengan keberanian membeli dalam jumlah kecil, sampai melakukan trading meski belum signifikan dan dan belum berani melakukan dalam jumlah besar.
Bahkan banyak minner baru dari Indonesia bermunculan.
Alasan lain terkait pelarang Bank Indonesia melarang bitcoin di gunakan sebagai alat transaksi adalah keamanannya. bank Indonesia meng-klaim bahwa bitcoin dan transaksinya tidak aman dan rawan penipuan. Namun meski begitu sekali lagi para pemain mata uang virtual tidak pernah surut.

Bahkan orang semakin ramai berburu bitcoin dengan berbagai cara karena menganggap potensi mata uang virtual ini di masa depan akan baik. Berbagai macam cara seperti bermain game di bayar birtcoin, mencari bitcoin lewat faucet, menyeleseikan captcha atau melakukan survey di bayar bitcoin pun menjadi pekerjaan sampingan para warganet.
Bayaran bitcoin sangat legit dan menggiurkan mengingat ambang minimal pembayaran dengan bitcoin tidak terlalu tinggi seperti bermain adnetwork semisal adsense dari google yang mematok minimal $100 baru bisa di cairkan.

Berbicara alasan keamanan, sebenarnya BI tidak relevan. kenapa ?
Karena untuk membobol blockchain atau jalur distribusi bitcoin dan mata uang virtual lainya, seorang hacker harus meretas komputer di seluruh dunia yang melakukan penambangan.

Meretas blockchain berbeda dengan meretas akun.

Akun atau wallet bitcoin memang bisa di retas apalagi jika user tidak melakukan pengamanan ganda seperti 2FA dan lainya. Sama seperti pengamanan rekening bank atau ATM.
Sedanglan perihal rawan penipuan BI juga tidak kooperatif meyikapinya.

Penipuan bisa berlangsung dan di lakukan melalui jalur apa saja. Meski BI berkilah bahwa penipuan lewat bitcoin tak bisa di lacak dan di tangani, nyataya begitu banyak kasus penipuan menggunakan rekening bank hanya segelintir yang bisa di tangkap. itupun dengan prosedur pelaporan yang sangat ribet.
Blockchain memang tidak bisa di lacak siapa yang mengirim dan menerima kecuali hanya melihat alamat wallet dan hash transaksi. Karena itulah bitcoin lebih aman karena privasi pengguna juga terjaga.
Sementara jika BI berkilah bahwa bitcoin dan mata uang virtual lainya rawan di gunakan untuk transaksi kejahatan, maka rupiah dan mata uang lainya juga memiliki potensi sama.
karena sejauh ini dalam proses transfer uang antar rekening tidak di sertakan berita acara transaksi semisal "membeli payung" dan lainya.

Di akui atau tidak sebenarnya ini hanya soal masalah pajak.
Ya.. pajak...tak lain hanya itu.

Dengan menggunakan bitcoin, seseorang tidak bisa di lacak berapa nominal kekayaanya sehingga tidak bisa di kenakan pajak. Sehingga negara merasa di rugikan.
Bank indonesia terlalu takut bahwa bitcoin akan menggeser popularitas rupiah di mata rakyat Indonesia.
Faktanya, orang beli bitcoin menggunakan rupiah sebagai alat pembayaran.
Ketika mereka menjual pun, mereka juga berniat menukarkanya ke rupiah untuk di gunakan sehari hari.

Nilai tukar bitcoin ke dollar amerika
Nilai tukar Bitcoin ke USD


Hal menarik lainya adalah, nilai bitcoin semakin hari semakin meningkat secara drastis.
Bagi sebagian orang ini menakutkan, tetapi bagi yang memiliki mental investor, ini menguntungkan.
Bayangkan saja...berapa harga bitcoin dahulu dan sekarang?

Dalam setahun ini saja, sejak Januari 2017 bitcoin bertengger di harga 12 juta hingga hari ini sekitar 86 juta rupiah per-bitcoin.
Rasanya BI tidak perlu ketakutan seperti ini.... 

Dan jika alasanya terkait pajak, masih banyak orang orang kaya yang tidak membayar pajak tanpa memiliki atau bahkan tak tahu sama sekali apa itu bitcoin dan cryptocurrency lainya.

Jadi kenapa tidak memulai membeli bitcoin sebagai tabungan?